Sebelumnya kami telah membahas tentang biodata dari Divock Origi terupdate termasuk twitter dan facebooknya. Kita juga telah membahas fakta menarik tentangnya dan juga WAGs dari Divock Origi. Namun kini kita akan membahas tentang perjalanan karirnya hingga saat tulisan ini dibuat.

Karir Junior

Divock Origi saat membela Lille

Divock Origi saat membela Lille

Origi memulai karir sepak bolanya setelah bergabung dengan KRC Genk pada tahun 2001 dimana saat itu usianya masih enam tahun. Ia pun cukup lama berlatih di akdemi klub tersebut hingga pada musim panas 2010, ia meninggalkan Belgia untuk menuju Lille. Ia pun melanjutkan mengasah dirinya selama dua tahun.

Karir Senior

Di tahun 2012 itu, Ia sempat dilibatkan oleh tim cadangan Lille diamana ia sempat mencetak dua gol dalam sebelas pertandingan yang melibatkannya. Hal itu membuatnya dipromosikan ke tim utama dan pada tanggal 24 Januari 2013 dimana ia dipanggil untuk menjadi pemain cadangan namun sayangnya ia tidak dimainkan. Sembilan hari kemudian, ia mencetak gol perdananya di Lille, saat menggantikan Ronny Rodelin  di menit ke 69, menghadapi Troyes.

Dimusim perdananya dalam kampanye 2012-13, Ia menghasilkan dua gol dalam sebelas pertandingannya di tim cadangan mereka sementara ia menyumbangkan satu gol dari sepuluh laga yang melibatkannya di tim utama dimana sebagian besar sebagai pemain cadangan. Namun Ia pun kemudian dipercaya oleh René Girard, pelatih Lille saat itu dan Origi menghasilkan enam gol dalam 35 pertandingan yang melibatkannya selama musim penuh perdananya disemua kompetisi.

Divock Origi saat selebrasi gol bersama Liverpool

Divock Origi saat selebrasi gol bersama Liverpool

Brendan Rodgers yang saat itu mengasuh Liverpool tertarik akan performanya dan akhirnya pada musim panas 2014 lalu, ia merekrutnya dengan tebusan 10 juta poundsterling dengan masa bakti lima tahun. Namun ia segera dipinjamkan kembali menuju Lille untuk mendapatkan menit bermainnya dan menghasilkan Sembilan gol dalam 44 laga di lintas kompetisi.

Pemain asal Belgia itu pun kembali ke tim utamanya di Inggris setelah terjadi pergantian pelatih dengan Jurgen Klopp dimusim sebelumnya, namun sayangnya ia jarang dimainkan di Premier League. Mesikipun demikian, ia pun menghasilkan 10 gol dalam 33 pettandingan yang melibatkannya di berbagai kompetisi. Dimusim berikutnya sang pelatih menambahkan menit bermainnya namun hasilnya tak terlalu signifikan dimana ia hanya menyumbangkan 11 gol dari 43 pertandingan yang melibatkannya.

Divock Origi saat beraksi bersama Wolfsburg

Divock Origi saat beraksi bersama Wolfsburg

Jurgen Klopp akhirnya mengirimkannya menuju Wolfsburg untuk dapat meningkatkan performanya kedepan. Namun dalam 27 pertandingan yang melibatkannya dimusim ini di Jerman, ia baru mencetak lima gol dan dua assist dalam 27 laga di Bundesliga.

Karir Internasional

Origi sempat dilibatkan diberbagai levet timnas Junior Belgia, dimana pertama kalinya ia dimainkan oleh U-15 pada tahun 2010.  Walaupun baru dua kali, ia kemudian dilibatkan di U-16 dengan mencetak sebuah gol dalam 9 pertandingan. Sempat bermain di U-17 sekali, ia lebih difokuskan untuk membela U19. Dan selama dua musim, ia mencetak 10 gol dari 19 pertandingan yang melibatkannya. Dimusim 2014-15, ia sempat dilibatkan du U-21, namun hanya dua kali karena ia dibutuhkan untuk timnas senior Belgia.

Federasi Sepak bola Kenya sempat meminta untuk membela mereka seperti yang dilakukan oleh ayahnya yaitu Mike Origi, dan juga pamannya, namun akhirnya ia memilih untuk membela Belgia.

Divock Origi saat cetak gol menghadapi Islandia 12 November 2014

Divock Origi saat cetak gol menghadapi Islandia 12 November 2014

Divock Origi tampil perdana menggantikan Romelu Lukaku dimenit ke 58 dalam pembukaan pertandignan grup H  Piala Dunia 2014, tanggal 17 Juni. Ia mencetak gol saat tampilan keduanya saat menghadapi Rusia dan gol semata wayang pertandingan itu membuat mereka memenangkan laga, yang membuatnya menjadi pencetak gol termuda saat di turnamen saat itu, pencetak gol termuda di Piala Dunia untuk timnas Belgia, dan pemain pertama asal Kenya yang mencetak gol di babak system gugur Piala Dunia.

Demikianlah perjalanan karir dari Divock Origi hingga saat ini, dimana pemain timnas Belgia yang kini membela klub Wolfsburg sedang berusaha meningkatkan performanya apalagi di Piala Dunia 2018 mendatang yang akan diadakan di Rusia akan membutuhkan pemain tambahan sepertinya.