Ralph Hasenhuttl selaku pelatih RB Leipzig mengatakan kepada media Sport Bild bahwa Naby Keita telah merasakan “tekanan” akibat kehilangan performanya. Hal ini dikarenakan pemain gelandang tengah asal Guinea miliknya tersebut sepertinya tak mampu kembali kebentuk terbaiknya seperti ia hasilkan di musim lalu.

Naby Keita dan Ralph Hasenhuttl

Naby Keita dan Ralph Hasenhuttl

Memang Keita tampil cemerlang di kampanye perdananya  bersama Leipzig setelah Ia dipindahkan dari klub satu perusahaannya di Austria yaitu Red Bull Salzburg.  Pasalnya dalam usianya yang sangat muda, ia berhaail mencetak 12 gol dari 29 pertandingan di Austria Bundesliga yang turut andil memenangkan kompetisi tersebut .

Sementara saat pindah ke Jerman. ia menghasilkan delapan gol dari 31 pertandingan di liga dimana ia juga mampu membawa klub barunya yang dipromosikan ke kompetisi Bundesliga, diperingkat kedua klasemen dibawah Bayern.

Dengan performanya Ia pun dilirik oleh Liverpool dimusim panas lalu, dan dengan setelah melakukan beberpa kali penawaran akhirnya ia berhasil ditebus oleh The Reds dengan nilai 48 juta poundsterling namun ia bisa dibawa dimusim depan.

Namun entah mengapa keberadaannya dimusim ini, ia seperti merasa sulit untuk meniru performanya di musim lalu dan Sang pemain juga menyadari hal tersebut. Rasa frustasinya digambarkan dengan sempurna oleh tiga kartu merahnya yang dikoleksi dalam 39 hari di paruh pertama musim ini, dua untuk Leipzig dan satu lagi saaat bersama timnasnya.

Naby Keita Red Card vs Bayern Munich

Naby Keita Red Card vs Bayern Munich

Hasenhuttl sebagai pelatih sempat mengatakan bahwa pemain berusia 22 tahun itu akan mendapatkan semua bantuan agar ia mendapatkan performanya kembali seperti semula.

“Anak itu selalu ingin tampil di pertunjukan yang terbaik, tapi dia orang yang sensitif, dan Ia merasakan tekanannya,” kata Hasenhuttl. “Naby tidak selengkap tahun lalu. Sangat penting dia mendapatkan harapannya kembali ke level normalnya. ”

“Kami membantu dia dengan itu – melalui pembicaraan dan dengan video di mana kami menunjukkan kepadanya kekuatannya.”

Sebelumnya di bursa transfer Januari kemarin beberapa kabar mengatakan bahwa Liverpool ingin membawanya lebih awa ke Anfield terutama menyusul kepergian gelandang andalannya yaitu Philippe Coutinho ke Barcelona. Namun, Leipzig telah mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa Keita tidak akan pergi hingga kampanye saat ini usai.

Meskipun demikian, Hasenhuttl mengungkapkan bahwa dirinya telah siap dengan apapun keputusan klubnya dengan mengatakan, “Saya tidak boleh takut pada kepergian pemain manapun, itu pendekatan yang salah. Kita tidak boleh sepenuhnya bergantung pada satu pemain,”.

“Bahwa dia bisa membuat perbedaan bahkan pada hari yang lebih lemah, kita sadar akan hal itu, tapi situasinya seperti ini, dan kita harus mengatasinya.”. tambahnya.

Sepertinya dengan kesadaran dari Ralph Hasenhuttl selaku pelatih RB Leipzig dan Naby keita sebagai pemain yang telah merasakan “tekanan” akibat kehilangan performanya , akan bisa mengembalikan ke bentuk terbaiknya seperti ia hasilkan di musim lalu dengan segera.