Diafra Sakho, Rennes, West Ham United

Diafra Sakho resmi menuju Rennes

Rennes diketahui telah menyelesaikan perpindahan sebesar 8 juta poundsterling  pada bursa transfer Januari ini, untuk dapat memboyong Striker West Ham,  Diafra Sakho. Hal ini diungkapkan oleh Sky Sources dimana pemain berusia 28 tahun itu telah melewati pemeriksaan medisnya belum lama ini.

Memang Rennes telah melacak pemain internasional Senegal tersebut selama berbulan-bulan dan hampir menandatanganinya pada hari kedua menjelang bursa transfer musim panas lalu akan ditutup. Namun hal tersebut tak terwujud/ Rennes pun sempat memberikan proposal penawaran sebesar 6 juta poundsterling seminggu yang lalu, namun ditolak oleh The Hammers .

Crystal Palace dan Swansea juga sangat tertarik untuk memboyong pemain Internasional Senegal itu, bersama dengan manajer baru Bordeaux, Gus Poyet namun kembali lagi, Rennes unggul dalam usaha mereka.

Shako merupakan pemain keluaran dari akademi Metz pada tahun 2009 lalu. Namun pada tahun 2014, ia pun dipinang oleh West Ham dengan harga 3,5 juta poundsterling. Dan ia pun telah diberitahu bahwa ia dapat pergi dibursa transfer saat ini.

Hingga saat ini Sakho telah mencetak sebanyak 24 kali, dari 71 pertandingan disemua komeptisi yang melibatkannya selama tiga setengah musim ini.

Pemilik West Ham yaitu David Sullivan dan David Gold, sepertinya dihadapkan oleh pendukung yang marah setelah kekalahan 2-0 Sabtu di Piala FA Wigan, menurut sumber Sky.Pasalnya para penggemar mengungkapkan bahwa kemarahan mereka pada klub karena sejauh ini hanya menandatangani Joao Mario pinjaman dari Inter  bulan ini.

Sullivan menegaskan bahwa klub tersebut bekerja keras untuk melakukan akuisisi lebih lanjut sebelum bursa transfer ditutup pada hari Rabu.

Dia mengatakan kepada situs web klub tersebut: “Saya telah diberitahu bahwa tidak akan ada lagi pemain yang bergabung dengan klub bulan ini karena dana tidak tersedia. Tidak ada yang bisa lebih jauh dari kebenaran. “.

“Manajer David Moyes mendapat dukungan penuh dari dewan ini di jendela ini dan, bersama-sama, kami terus bekerja siang dan malam untuk membawa pemain menambah kualitas dan kedalaman skuad, meski Januari menjadi saat yang sulit untuk berbisnis.”.

Rennes sendiri berharap perpindahan Sakho akan mendongkrak timnya yang saat ini berada diperingkat kedelapan klasemen, setidaknya mencapai empat besar agar dapat menicicipi pertarungan liga Eropa.