Sergej Milinkovic-Savic, PSG, Lazio

Sergej Milinkovic-Savic to PSG?

Hingga saat ini Paris Saint Germain mampu memiliki pemain bintang muda dari berbagai penjuru, bahkan banyak yang beranggapan bahwa sistem dimana ‘Anda memiliki semua uang maka Anda bisa membeli semua orang’ yang bisa mengganggu kenyamanan dan keindahan dari kompetisi permainan.

Tengok saja apa yang terjadi pada Monaco dengan Kylian Mbappe dan yang terjadi pada Barcelona dengan Neymar. Mungkin akan ada pertanyaan siapakah korban berikutnya? Dan seperti yang diungkapkan Corriere dello Sport, klub asal Italia, Lazio yang akan mengalaminya dalam bentuk Sergej Milinkovic-Savic.

Memang Milinkovic-Savic telah menikmati musim yang mengesankan bagi Lazio, dan telah menarik minat dari rival-rival mereka di Premier League seperti Chelsea, Manchester City dan Manchester United, serta Barcelona.

Meskipun demikian, pemain yang masih berusia 22 tahun itu bersikeras bahwa dia bahagia bersama Lazio. Namun PSG sepertinya akan menguji keteguhan sang pemain maupun klubnya dengan penawaran yang menggiurkan.

Diketahui PSG siap menjadikan Milinkovic-Savic sebagai pemain termahal ketiga dalam sejarah transfer pemain dan akan berusaha untuk mengalahkan para pesaing yang memburu tandatangannya, terutama kubu setan merah.

Minat Jose Mourinho terhadap gelandang Serbia tersebut pertama kali dilaporkan awal bulan ini, dimana United berada di posisi yang batis karena hubungan kuat manajer mereka dengan Jorge Mendes. Agen Portugal juga memiliki hubungan dekat dengan Lazio, namun kini Corriere dello Sport mengklaim bahwa langkah Milinkovic-Savic akan lebih menuju Paris, bukan Old Trafford, dalam kesepakatan senilai 150 juta poundsterling.

PSG mencari bala bantuan lini tengah saat Thiago Motta sekarang berusia 35 tahun, sementara Milinkovic-Savic telah lama didatangi oleh beberapa klub papan atas Eropa.

Pemain berusia 22 tahun ini telah muncul sebagai salah satu gelandang muda paling menjanjikan di Eropa dan telah menambahkan lebih banyak gol ke permainan serba guna dan fisiknya musim ini. Mantan pemain Vojvodina (yang bermain di Serbia) dan KRC Genk (di Belgia) tersebut telah mencetak tujuh gol dan membantu tiga dari 21 penampilan untuk Lazio musim ini, membantu timnya memenangkan 10 pertandingan walau ditebus dengan tiga kekalahan dari 16 putaran di Serie A.