Lille, Marcelo Biesla,Ligue 1

Twitter Lille saat memutuskan kerja sama dengan Marcelo Biesla

Setelah menjalani masa penangguhan, Lille OSC akhirnya berpisah dengan pelatih Argentina mereka saat ini yaitu Marcelo Biesla. Hal ini diungkapkan oleh ciutan media sosial resmi mereka, kermarin.

Memang pelatih berusia 62 tahun itu tersebut, sempat yang diakui oleh pelatih besar lainnya sepeti Pep Guardiola, Mauricio Pochettino dan Jorge Sampaoli sebagai pelatih visioner selain Ia pernah bermain di beberapa klub Arfentina Ia memulai merintis karirnya sebagai pelatih Newell’s Old Boys pada tahun 1990, hingga ia dipercaya untuk melatih tim nasional seperti Argentina dan Chile, walaupun sempat juga melatih klub seperti Espanyol, Athletic Bilbao, Marseille, dan Lazio.

Ia pun kemudian ditunjuk pada bulan Mei lalu, menggantikan pelatih sementara mereka yaitu Franck Passi guna menyelamatkan klub dari zona degradasi, saat diasuh oleh Patrick Collot di musim lalu.

Biesla dipasang sebagai kepala pelatih saat Les Dogues ingin memiliki perubahan squad yang besar dimana Wakil Presiden Marc Ingla dan mantan direktur teknis Monaco, Luis Campos, memegang kendali di bawah kepemimpinan Gerard Lopez.

Sang pelatih mampu membawa timnya menang telak dipertandingan perdananya dengan skor 3-0 namun sembilan pertandingan berikutnya mereka tak mampu meraih poin penuh lagi.

Mereka pun sempat bangkit meraih kemenangan lagi saat menghadapi Metz dan Saint Etienne, namun kekalahannya yang kesepuluh musim ini dipertandingan berikutnya menghadapi Amiens, membuat Bielsa ditangguhkan dari jabatannya dua hari kemudian.

Seminggu kemudian, pelatih tersebut dipanggil ke sebuah pertemuan dengan pejabat Lille untuk sebuah wawancara penting untuk kemungkinan pemecatannya.

Pengacara Bielsa mengkonfirmasi bahwa kliennya tidak menghadiri pertemuan tersebut dan akhirnya klub tersebut mengkonfirmasi pelepasannya melalui sebuah pernyataan singkat di halaman Twitter mereka pada hari Jumat kemarin.

“Marcelo Bielsa, LOSC mengumumkan bahwa mereka telah mengakhiri kontrak dengan pelatih,” bunyi pernyataan tersebut.

Setelah suspensi awal Bielsa, Lille menunjuk “pembinaan teknis” yang terdiri dari empat orang seperti Fernando Da Cruz, Joao Sacramento, Benoit Delaval dan Franck Mantaux.

Mereka telah berhasil  memenangkan dua laga dan dua kalah dari empat pertandingan Ligue 1 saat ditinggalkan Biesla dan membuat mereka masih bertengger di zona degradasi. Selain itu mereka juga tersingkir dari Coupe de la Ligue melalui adu penalti oleh Nice di pertengahan pekan lalu.