Jerome, Boateng Bayern Munchen, Juventus, Inter Milan

Jerome Boateng Bayern Munchen

Belum lama ini salah satu pemain bintang Bayern Munich yaitu Jerome Boateng mengakui bahwa dirinya sedang berpikir untuk meninggalkan klubnya untuk mencari tantangan baru di luar negeri. Pasalnya dengan usianya yang telah menyentuh 29 tahun, ia hanya bermain diluar Jerman saat membela klub di Inggris pada musim kampanye 2010-2011 lalu.

Boateng memulai karirnya di Hertha Berlin pada musim panas 2006 dan mengakhirinya satu musim kemudian untuk beralih menuju rivalnya, Hamburger SV. Namun Ia berhasil diboyong oleh Manchester City  pada musim panas 2010 dan sayangnya mengawali musim dengan cedera dan tak menjadi permain reguler. Akhirnya ia kembali ke Jerman setahun kemudian, membela Bayern dengan tebusan 13,5 juta euro. Ia pun tampil apik hingga kini.

Pemain internasional Jerman telah terbukti menjadi salah satu pemain terbaik klub dalam beberapa tahun terakhir, akan tetapi Ia sempat memikirkan untuk mendekati pintu keluar Alianz Arena dimana ia merasa tak cocok dengan pelatih saat itu yaitu Carlo Ancelotti walaupun telah berhasil memboyong gelar juara kelimanya pada musim lalu. Akhirnya ia mengurungkan niatnya dan tetap bertahan hingga pelatih Italia tersebut dipecat pada akhir September lalu.

Ia pun merasa senang dengan kembalinya pelatih yang membawa Bayern meraih tiga gelar juara dari tiga kompetisi di satu musim yaitu Jupp Heynckes. Namun walaupun dirinya senang dengan keberadaan Heynckes kembali ke klub, Boateng mengaku akan mempertimbangkan untuk pindah ke luar negeri.

“Untuk membuat langkah ini lagi selalu ada dalam pikiran,” kata Boateng kepada Sport Bild saat ditanya apakah dia akan mempertimbangkan untuk bermain di negara lain.

Walaupun berusia 29 tahun, dikabarkan dia memiliki beberapa peminat diantaranya dari Italia, yaitu Inter Milan dan juga jawara Serie A, Juventus. Kedua kubu diketahui sangat tertarik untuk memperkuat pertahanan mereka walaupun kedua kubu menguasai dua posisi teratas klasemen hingga saat ini.

Namun Kontrak pemenang Piala Dunia 2014 tersebut akan berakhir pada akhir kampanye 2020-21 dan memberi Bayern beberapa waktu sebelum mereka perlu khawatir tentang kepergiannya untuk memadamkan hausnya untuk beralih ke klub lain.