Kevin-Prince Boateng, Niko Kovac, Eintracht Frankfurt

Kevin-Prince Boateng dan Niko Kovac

Penyerang Eintracht Frankfurt yaitu Kevin-Prince Boateng, belum lama ini menjelaskan hubungan lamanya dengan manajer klubnya Niko Kovac. Pasalnya duo ini bersatu kembali pada bulan Agustus lalu, setelah sempat bekerja sama dalam satu tim di Hertha Berlin, tapi bukan sebagai Pelatih-pemain melainkan sesama pemain.

Boateng mengasah dirinya di dunia sepak bola dari usia 6 tahun di Reinickendorfer Fuchse, namun Ia beralih menuju akademi Hertha BSG enam bulan kemudian. Ia pun sempat dimainkan dipromosikan menuju tim cadangan Hertha sepuluh tahun kemudian dan sempat di melakukan aksi debutnya di musim panas 2005.

Disinilah Ia mengenal Kovac di tim utama. Ia pun hanya mengenalnya selama dua musim karena . saat itu Kovac bermain untuk panggilan keduanya di Hertha dari 2003-2006 sementara Boateng dari 2005 sampai 2007.

Keuda pemain tersebut memiliki beberapa persamaan dimana  keduanya lahir dikota yang sama yaitu Berlin Barat, Jerman. Meskipun demikian keduanya tak ada yang bermain di timnas senior Jerman. Kovac membela timnas Kroasia, sedangkan Boateng membela timnas Ghana

“Benar, kami sudah saling kenal sejak lama,” kata Boateng kepada situs resmi klubnya “Kami berasal dari daerah yang sama, sebenarnya jalannya hampir sama. “.

“Kami bermain bersama sebentar di Hertha dan bahkan duduk berdampingan di ruang ganti. Kami selalu bertahan dengan baik dan memiliki panjang gelombang yang sama meski perbedaan usia kami.”. ungkapnya dimana saat itu ia berusia 18-19 tahun sementara Kovac berusia 34-35 tahun.

“Dia memimpin saya sebagai rekan satu tim saat itu dan sekarang dia melakukan hal yang sama dengan jabatan pelatih.” .

Tentunya hal ini akan membuat mereka cukup emosional bagi kedua pria tersebut saat kembali ke klub lamanya di Olympiastadion pada hari Minggu kemarin pukul  21.30 WIB.  Namun keduanya ingin menunjukkan kepada Hertha sejauh mana salah satu asuhan mereka mampu tampil cemerlang di Bundesliga menghadapi tim mereka yang diracik saat ini.

Terbukti mereka mampu memenangkan pertandingan, meraih poin penuh dengan skor tipis 1-2. Bahkan salah satu penyumbang gol yang membuat pembeda dalam laga tersebut adalah Boateng, dimana Ia mencetak gol kedua, sepuluh menit sebelum babak kedua berakhir.