Javier Pastore, Strasbourg vs PSG 2017, Ligue 1

Javier Pastore Strasbourg vs PSG 2017

Paris Saint-Germain berhasil dikalahkan pada hari Sabtu lalu untuk pertama kalinya sejak mereka menandatangani Neymar dan Kylian Mbappe. Saat itu mereka ditaklukan oleh klub yang baru dipromosikan pada musim lalu ke Ligue 1 dengan skor tipis 2-1.

Javier Pastore adalah salah satu pemain bintang yang berusaha menangkap mata pelatihnya yaitu Unai Emery dengan usahanya, namun sayang Ia tidak dapat tampil mengesankan dan mengakui bahwa penyimpangan dalam konsentrasi, mengakibatkan kekalahan dalam laga yang mereka dominasi dari awal pertandingan.

“Lawan kami memiliki dua peluang dan mampu memanfaatkan keduanya,” kata pemain internasional Argentina itu. “Kami tidak 100 persen terkonsentrasi, mereka juga bertahan dengan baik. Kami mencoba untuk memenangkan pertandingan ini tapi kami tidak bisa mendapatkan (gol) yang kedua dan akhirnya kalah. Namun, tim bermain dengan baik dan ingin menang. “.

Ia menambahkan, “Setiap lawan ingin bermain bagus dan mengalahkan kami. Hari ini kami tidak mendapatkan gol kedua dan itu terjadi. Adalah normal bahwa kami secara reguler menghadapi tim yang memiliki rmotivasi tinggi(untuk menang).”.

Meskipun demikian pemain berusia 28 tahun itu menyangkal bahwa mereka akan menjalani sisa pertandingan dengan tak terkalahkan di Ligue 1, namun Ia bersikeras bahwa memenangkan gelar liga adalah hal yang penting.

“Tidak, kami tidak berpikir untuk tetap tidak terkalahkan,” kata El Flaco. “Ada banyak tim bagus di Ligue 1. Anda selalu mendapatkan pertandingan yang sulit di liga ini, itu sama setiap tahun, itu normal. “.

“Ini bukan tujuan kami. Tujuan kami adalah finis pertama di akhir musim dan menang. Kami telah mengalam pukulan tapi itu akan membantu kami di masa depan, untuk selalu 100 persen terkonsentrasi, di setiap tendangan. Kami membayar harga untuk dua gol di sini.”.

Pastore merasa bahwa lapangan Stade de la Meinau dan kondisi cuaca musim dingin berperan dalam hasilnya.

“Saya pikir kami bermain bagus tapi itu hanya pendapat saya,” kata mantan pemain Palermo. “Kami mencoba banyak. Selama 10 menit terakhir, kami ingin mencetak dan memainkan banyak bola panjang namun tidak berhasil. ”

“Tim itu termotivasi tapi ketika sampai di sini, cuaca dingin dan lapangannya tidak bagus. Meskipun demikian ini bukan alasan. Lawan kami bermain dalam kondisi dan kemenangan yang sama.”

Setelah mereka menghadapi Bayern Munich di Liga Champions pada pertengahan pekan, mereka akan menjamu OSC Lille di Parc des Princes.