Neymar Mengunjungi Markas Barcelona, Neymar visiting Barcelona, Neymar PSG, Neymar, PSG, ligue 1, Liga Pranics, Liga Spanyol

Neymar Mengunjungi Markas Barcelona

Pemain bintang Paris Saint Germain yaitu Neymar, telah melakukan kunjungan mendadak menuju rekan satu timnya di Barcelona pada sesi latihan, hari Minggu kemarin.

Pemain internasional Brasil itu memang sedang mendapat hukuman larangan bermain di Ligue 1 karena telah mendapatkan kartu merah di pertandingan sebelumnya, saat Ia dan timnya menghadapi Marseille serta mengakhirinya dengan skor imbang 2-2. Dan imbasnya saat menghadapi OGC Nice, Ia tak bisa ikut serta membantu membela rekan-rekannya.

Meskipun demikian, namun ia tampaknya senang menghabiskan waktu dengan mantan rekan satu tim sebelumnya yaitu Barcelona, saat mendapat kesempatan tersebut..

Pemain internasional Brasil itu terlihat tampil pada sesi latihan di Ciutat Esportiva saat klub lamanya memulai persiapan untuk perjalanan Liga Champions mereka ke Olympiacos.

Barca sendiri bahkan sempat menangkap gambar pemain yang berusia 25 tahun tersebut di akun Twitter resmi mereka, dengan judul sederhana, ‘Neymar visita a sus ex compañeros’ atau Neymar mengunjungi mantan rekan satu timnya trmasuk pemain tim utama Barca termasuk Luis Suarez dan Lionel Messi.

Cukup menarik bagi seroang Neymar mau mengunjungi mantan timnya, apalagi ia sempat bersitegang dengan Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu.

Perselisihan antara sang presiden dengan  Neymar pun sempat mencapai puncak apalagi saat pemain bintang mereka yang pindah menuju Paris Saint Gemain di musim panas lalu menginginkan UEFA untuk mengusir Barcelona dari Liga Champions dikarenakan mereka menunggak pembayaran loyalitas yang penah dijanjikan.

Memang Ia dijanjikan akan mendapatkan bonus loyalitas agar Ia  mapu memperpanjang kontraknya bersama Barcelona saat itu. Ia pun akhirnya menandatangani kontrak barunya, dan berharap bonus tersebut  resmi keluar setelah Ia melakukannya. Nyatanya tidak.

Dan inilah yang membuat kubu pemain asal Brasil tersebut bersikeras menuding Barcelona berutang bonus yang dimaksud yang menyentuh angka 26 juta euro pada Oktober 2016 lalu.

Namun disisi lain karena disebut bonus loyalitas, Barcelona merasa Neymar harus tetap setia bersama Barcelona hingga kontranya selesai. Namun kembali lagi pada kenyataannya Ia beralih menuju Prancis, dalam waktu kurang dari setahun. Dengan demikian, Barcelona menganggap bonus loyalitas miliknya hangus.

Namun sepertinya hal tersebut sudah selesai bahkan saat penghargaan The Best FIFA 2017 award, Neymar dan Presiden Barcelona telah bertemu dan tidak mengungkit lagi masalah tersebut.