Uli Hoeness Thomas Muller Bayern Munich, Uli Hoeness Thomas Muller, Bayern Munich, Uli Hoeness, Thomas Muller Bayern Munich, Uli Hoeness Bayern Munich,Thomas Muller , Bundesliga, liga Jerman

Uli Hoeness Thomas Muller Bayern Munich

Belum lama ini presiden Bayern Munich yaitu Uli Hoeness mengatakan bahwa Ia sulit membayangkan seandainya klubnya tanpa kehadiran Thomas Muller, pasalnya pemain yang telah lekat dengan Bayern selama 17 tahun kebelakang, yang menurutnya, ia melambangkan budaya “mia san mia” di Bayern.

Muller memang mengasah dirinya di sepak bola pertama kali di TSV Pahl, saat usianya masih empat tahun. Ia pun lama diklub tersebut hingga akhrinya di tahun 2000 Ia pindah keklub yang bermain di Bundesliga yaitu Bayern. Ia pun mampu tampil cemerlang ditim persiapan Bayern dan pada Februari 2009, Ia menandatangani kontrak pertamanya selama dua tahun.

Ia pun mampu bertahan hingga kini, dan membawa Bayern meraih kemenangan antara lai enam kali juara Bundesliga,  empat kali juara DFB Pokal dan DFL supercup, sebuah piala Liga Champion, Super Cup dan FIFA Club World Cup. Belum lagi penghargan individual lainnya.

Namun Ia sempat kesulitan saat bermain di bawah Carlo Ancelotti. Pemain internasional Jerman tersebut sempat menyatakan di awal musim ini: “Saya tidak tahu persis kualitas apa yang pelatih ingin lihat”. Hal ini dikarenakan Ia dan beberapa rekannya yang sudah lama membawa Bayern dengan segudang piala, lebih sering menghangatkan bangku cadangan.

Perjuangan Muller untuk menyesuaikan diri dengan sistem Ancelotti ditunjukkan oleh fakta bahwa dia mencetak lima gol terakhir Bundesliga dalam jangka waktu terakhir dan hanya memiliki satu nama untuk musim ini.

Bahkan ada spekulasi Muller yang bisa mempertimbangkan masa depannya di Allianz Arena, namun kepergian Ancelotti dan kembalinya Jupp Heynckes – yang telah memenangkan treble di bawah masa lalu – tampaknya telah mengakhiri gagasan tentang kemungkinan itu.

Dan Hoeness membicarakan pentingnya Muller, dengan mengklaim bahwa dia mengidentifikasi dengan jelas slogan ‘mia san mia’ klub tersebut, yang diterjemahkan sebagai ‘kita adalah diri kita’.

Dia mengatakan kepada media TZ: “Saya tidak bisa membayangkan Bayern tanpa Thomas. Dia adalah bagian dari perasaan mia san mia, Anda butuh orang seperti dia.”.

Hari ini Bayern akan menjamu Freiburg pada pukul 20,30 WIB, yang merupakan pertandinan perdana dibawah pelatih Heynckes dan dipastikan Ia akan turun kelapangan,