Robert Lewandowski Bayern Munich, Robert Lewandowski, Bayern Munich, Bundesliga, Liga Jerman

Robert Lewandowski Bayern Munich

Robert Lewandowski sempat iri saat klub saingan dari Bayern Munich di bursa transfer terakhir dan terdorong untuk berbicara didepan publik , mengkritik kebijakan transfer klub saat ini. Apalagi saat melihat PSG dengan menghamburkan banyak dana dengan memboyong bintang Barcelona seharga 222 juta euro dan Kylian Mbappe dengan harga 165 juta euro.

Ia mendesak klubnya untuk menghabiskan lebih banyak lagi, untuk mendapatkan bakat terbaik yang akan membantu Bayern lebih kuat. “Bayern harus tampil dengan sesuatu dan menjadi kreatif jika klub ingin terus membawa pemain kelas dunia ke Munich,” katanya kepada Spiegel Online. “Dan jika Anda ingin bersaing di puncak, ¬†Anda harus memiliki jenis pemain berkualitas. ”

“Sampai hari ini, Bayern Munich tidak pernah menghabiskan lebih dari sekitar 40 juta euro untuk seorang pemain. Dalam sepak bola internasional, hal tersebut telah lama menjadi rata-rata dari pada harga yang dikeluarkan klub saat ini.”

Namun CEO Bayern yaitu Karl-Heinz Rummenigge telah memperingatkan striker tersebut secara terbuka sementara mantan kapten mereka yaitu Stefan Effenberg menyarankan agar kapten Polandia itu harus dijual karena berbicara menodai kebijakan klub.

Bayern memiliki model bisnis yang telah dicoba dan teruji mampu membawa mereka tampil lebih baik di Bundesliga dan di Eropa, di mana mereka telah memenangkan lima mahkota Bundesliga secara lima tahun terakhir, namun Lewandowski menengtangnya dan menuntut perubahan agar klubnya lebih mapan di Liga tertinggi Eropa.

Sebut saja PSG dan Manchester City yang telah mengubah pertandingan mereka sehubungan dengan klub tersebut – menawarkan gaji dan “proyek besar” untuk setiap penandatanganan yang menarik perhatian mereka.

Bahkan pengalihan Neymar menunjukkan bahwa sangat sedikit pemain di dunia yang sekarang berada di luar jangkauan mereka. Kekuatan mereka telah menambahkan lebih banyak kandidat ke daftar calon pemenang Liga Champions di masa depan, bahkan jika kedua klub tersebut tidak berhasil dalam persaingan sampai saat ini.

Dan inilah yang mengkhawatirkan Lewandowski. Dia dikenal sebagai individu yang sangat ambisius, yang keinginannya untuk sukses menjadi sorotan pada akhir musim lalu ketika mengungkapkan rasa frustrasinya karena kalah dalam penghargaan pencetak gol terbanyak Bundesliga kepada Pierre-Emerick Aubameyang.

Dan ketidakinginan Bayern untuk meragoh kantong lebih dalam terbukti saat klubnya tampil menghadpi Neymar, Mbappe dan PSG di Liga Champions pada hari Kamis pagi dini hari tadi dan membuktikan pernyataan Lewandowski benar adanya. Bayern dipermalukan dikandang lawan dan membawa pulang tangan hampa.