Olympique de Marseille troll PSG at Twitter, Olympique de Marseille Twitter, Olympique de Marseille vs PSG, Olympique de Marseille, Paris Saint Germain, Ligue 1, Liga prancis

Marseille sindir PSG di Twitter

Olympique de Marseille telah diketahui membuat perang urat syaraf dengan raksasa sepak bola Prancis, Paris Saint Germain, pasalnya mereka telah mememutuskan untuk mengolok-olok rival domestik mereka setelah terjadi drama dipertandingan sebelumnya PSG baru-baru ini. Hal ini tentu membuat tegangan yang sudah mereda, kembali berkobar terutama dari sisi penggemar setianya.

Memang sebagian besar klub papan atas Eropa telah menggunakan media sosial untuk menjalin informasi dengan pihak luar, baik sekedar merekrut pemain baru, pemain cedera, starting tim atau mungkin memberikan kejelasan dari gosip yang beredar. Namun ternyata media sosial juga mampu memperkeruh keadaan.

Runner up klasemen musim lalu tersebut memang beberapa minggu ini sempat menjadi berita utama, namun bukan karena kekalahan mereka dilapangan. Pasalnya pada saat menghadapi Lyon dalam kompetisi putaran keenam Ligue 1, sempat terjadi pertengkaran di lapangan antara dua strikernya yaitu Neymar dan Edinson Cavani. Kedua pemain bintang tersebut berebut untuk dapat mengeksekusi tendangan bebas dan tendangan penalti, dan diperkirakan hal tersebut akan mampu meningkatkan peluang memasukkan gol.

Sementara PSG telah berusaha untuk tak memperbesar insiden tersebut, Marseille telah mengambil kesempatan untuk mengolok-olok rival mereka dan membicarakan harmoni skuad dalam barisan mereka.

Setiap lelucon yang dibuat dengan melibatkan Parc des Princes, selalu tidak mungkin diterima dengan baik di ibukota Prancis.

PSG telah meluangkan sedikit waktu dalam mempersiapkan sebuah tanggapan, bahkan mereka kembali menyerang Marseille di Twitter dengans sebuah gambar lagi.

Kubu yang diasuh oleh Unai Emery saat ini masih tetap berada di puncak klasemen Ligue 1, dengan berlari sempurna menjalani enam pertandingan pembukaan dengan kemenangan penuh, bahkan mereka telah menjebol gawang lawannya sebanyak 21 kali walaupun harus menelan tiga buah gol, dua kali saat menghadapi Toulouse dan sekali menghadapi Metz. Sementara Marseille sendiri baru menempati posisi keenam klasemen dimana mereka baru memenangkan dua pertandingan Dijon dan Nantes..

Mereka juga akan segera mendapat kesempatan untuk membuktikan kepada PSG bahwa mereka adalah kekuatan yang harus diperhitungkan, di Stade Velodrome pada 22 Oktober mendatang.