michael keane - everton

Michael Keane resmi menjadi pemain baru Everton yang didatangkan dalam bursa transfer musim panas tahun ini. Pesepakbola asal Inggris itu berkiprah dengan The Toffees dari Burnley dan mendapat kontrak selama 5 tahun.

Untuk membawa pulang Keane, Everton rela mengocek kantong sebesar 25 juta pounds (Rp 432,8 miliar) dan bahkan bisa bertambah jadi 30 juta pounds yang tergantung dengan performa si pemain.

Everton sejatinya sudah membeli sejumlah pemain baru lainnya sebelum Keane. Mereka yakni Jordan Pickford (penjaga gawang), Davy Klaassen (pemain tengah), Sandro Ramirez (penyerang), serta Henry Onyekuru (penyerang). Akan tetapi, Onyekuru langsung dipinjamkan ke Anderlecht buat musim depan.

Keane sendiri adalah lulusan akademi Manchester United. Tapi, dia tak pernah betul-betul jadi pemain utama ‘Setan Merah’ dan hanya bermain 5 kali dengan klub itu.

Pesepakbola 24 tahun itu mulai melambungkan namanya sedari berkiprah dengan Burnley di musim panas 2014. Dengan performanya yang konsisten di sepanjang musim 2016/2017, ia masuk dalam kandidat Pemain Muda Terbaik PFA.

Tak hanya itu, Keane pun mendapat kepercayaan di timnas Inggris. Dia melakukan debutnya bersama The Three Lions di pertandingan friendly kontra Jerman, tepatnya di Maret lalu.

Beberapa waktu lalu Man Utd sempat dikabarkan berminat untuk memulangkan Keane. Namun, si pemain masih berpikir panjang untuk kembali ke Old Trafford mengingat rivalitas di posisinya sebagai pemain bertahan.

“Pastinya itu merupakan sebuah godaan (bermain lagi di MU). Itu merupakan klub Anda sewaktu kecil, namun terkadang Anda messti menghilangkan perasaan itu dan memikirkan apa yang terbaik buat diri Anda, dan saya pikir kalau ini (Everton) merupakan tempat terbaik buat saya kunjungi serta meneruskan peningkatan saya,” kata Keane seperti yang dilansir dari salah satu media

Adanya sosok Ronaldo Koeman sebagai pelatih Everton pun berpengaruh dalam kepindahan Keane. Pasalnya, ia percaya kalau Koeman akan bisa membuatnya jadi pemain tangguh.

“Dia terbiasa tampil di posisi saya. Saya terbilang beruntung lantaran di klub-klub sebelumnya, pelatihnya pun memainkan posisi yang sama seperti saya dan saya merasa dia merupakan sosok bek central yang amat berkualitas, alhasil dia dapat mengajari saya banyak hal,” ujar Keane.