toni kroos

Gelandang Real Madrid, Toni Kroos, nyaris memiliki semua trofi semua di sepanjang kariernya sebagai pesepakbola. Alhasil, ia pun disarankan untuk segera pensiun.

Saran itu diberikan oleh eks manajer Kroos saat masih membela Bayern Munich, Jupp Heynckes, usai melihat kesuksesan pesepakbola 27 tahun itu membukukan titel juara Liga Champions dengan Real Madrid di akhir minggu kemarin. Apalagi ini merupakan gelar kedua Kroos di musim ini usai sebelumnya berhasil menjuarai La Liga lebih dulu.

Sedari bermain di Madrid, Kroos mampu meraih banyak titel antara lain yakni 2 titel Liga Champions, satu gelar La Liga, satu Piala Super Eropa, serta 2 titel Piala Dunia Antarklub. Rangkaian torehan itu pun belum diakumulasikan dengan torehannya selama berkiprah dengan Bayern Munich, yang mana sudah mengoleksi 11 gelar termasuk treble di musim 2012/2013.

Tak hanya itu, torehan cemerlang di tingkat klub itu pun dilengkapi Kroos dengan menjuarai Piala Dunia 2014 dengan timnas Jerman. Sejauh ini, Kroos sebenarnya masih kurang satu titel yakni di ajang Piala Eropa.

“Toni itu baru berusia 27 tahun dan sudah menjuarai Liga Champions sebanyak 3 kali, membukukan 3 trofi semusim di Bayern, serta menjuarai Piala Dunia dengan Jerman. Dia semestinya menutup karier saja,” ucap Heynckes di salah satu media.

“Toni itu merupakan seorang ahli strategi. Dia memperlihatkan peningkatan yang jauh lebih baik bersama Madrid. Dia itu merupakan tipe pemain yang diinginkan oleh semua pelatih,” lanjutnya.

Heynckes sendiri hanya bermaksud untuk bercanda dalam pernyataan itu. Di sisi lain, Kroos sekarang pun masih berhasrat meraih lebih banyak gelar sebelum nanti pensiun.

“Dengan menjuarai semuanya, tak berarti saya mesti menutup karier. Dengan Real Madrid dan timnas Jerman, Anda mesti senantiasa memiliki bidikan baru. Saya mau meraih segalanya,” tutup Kroos.