Permainan Manchester United di laga final Liga Europa mendapatkan komentar sinis dari salah seorang legendanya, Roy Keane. Mantan kapten The Red Devils itu mengaku tidak terkesan melihat penampilan bekas timnya saat melawan Celta Vigo.

Dalam laga leg kedua semifinal Liga Europa di Old Trafford, Jumat (12/5/2017) dinihari WIB, Mannchester United bermain imbang 1 – 1 dengan Celta Vigo. Hasil itu sudah cukup mengantarkan MU ke final dengan keunggulan agregat 2 – 1.

Pada laga di Old Trafford, MU unggul lebih dulu melalui sundulan Marouane Fellaini pada menit ke-17. Akan tetapi, tim asuhan Jose Mourinho itu kemudian lebih banyak digempur oleh Celta Vigo walaupun bertindak sebagai tuan rumah.

Pertahanan Manchester United akhirnya jebol juga pada menit-menit akhir setelah tim tamu menyamakan skor melalui gol dari Facundo Roncaglia. Beruntung untuk United, Celta Vigo gagal mencetak gol tambahan di sisa waktu.

“Pertama-tama, saya ucapkan selamat kepada Manchester United karena mereka sudah berhasil lolos ke final,” ungkap Keane kepada ITV Sport.

“Tapi, tingkat penampilan mereka malam ini yang membiarkan tim sekelas Celta Vigo menguasai permainan, itu bukan cerminan yang bagus di tim seperti Manchester United. Mereka berhasil menyelesaikan pekerjaan mereka, tapi mereka bekerja sangat keras,” lanjutnya.

“Mereka harus sedikit lebih tajam di kotak penalti lawan. Keadaannya sama di sepanjang musim. Untuk tim seperti Manchester United dengan pemain-pemain menyerang yang mereka miliki di atas lapangan, mereka seharusnya bisa bekerja lebih baik,” tambah Keane.

“Apakah mentalitas seperti itu mereka dapatkan dari manajernya? Saya tidak tahu,” jelas Keane sambil menutup pembicaraan.

Di laga final yang akan berlangsung di Friends Arena, Solna, 24 Mei 2017 mendatang, Manchester United akan berhadapan dengan wakil dari Belanda, Ajax Amsterdam, yang berhasil menyingkirkan Olympique Lyon dengan agregat 5 – 4.