Chelsea berkesempatan besar untuk mengunci gelar juara Premier League di markas West Bromwich Albion nanti malam. Sang manajer, Antonio Conte, pun bisa mengukir beberapa torehan jika timnya benar-benar berhasil merengkuh juara.

The Blues berhasil memanfaatkan kekalahan rival terdekatnya, Tottenham Hotspur di markas West Ham United dengan skor 0 – 1 untuk menjauhkan jarak. Kini, Chelsea mantap di puncak klasemen sementara Premier League dengan keunggulan tujuh poin dari Tottenham sedangkan kompetisi hanya tinggal menyisakan tiga laga saja.

Pada pekan ke-36, Chelsea akan bertandang ke The Hawthrons, Sabtu (13 Mei 2017) dinihari WIB. Dengan kemenangan, maka The Blues akan meraih titel liga keenamnya atau yang kedua dalam tiga musim terakhir. The Lilywhites sudah dipastikan tidak akan dapat menyusul Chelsea yang meraih 87 poin.

Sementara itu, Conte akan meraih gelar juara liga empat kali secara beruntun di level klub. Sebelum datang ke Inggris untuk melatih Chelsea, Conte sudah tiga kali menjuarai Liga Italia tiga kali secara berturut-turut bersama Juventus pada 2011/2012, 2012/2013, dan 2013/2014.

Conte juga akan masuk daftar elite. Pelatih berusia 47 tahun tersebut akan menjadi pelatih keempat yang memenanglan Premier League di musim pertamanya di Inggris. Conte akan sejajar dengan Jose Mourinho (2004/2005 bersama Chelsea), Carlo Ancelotti (2009/2010 bersama Chelsea), dan Manuel Pellegrini (2013/2014 bersama Manchester City).

Selain itu, Antonio Conte akan mengikuti keberhasilan pelatih Italia lainnya yang berhasil menaklukkan Premier League seperti Ancelotti (2009/2010), Roberto Mancini (2011/2012), dan Claudio Ranieri (2015/2016 dengan Leicester City).

“Sampai akhir kami akan bekerja keras untuk memenangkan titel ini. Sekarang ada kesempatan bagus karena kekalahan Tottenham Hotspurs adalah kesempatan kami membawa pulang tiga angka dan mencoba memenangkan gelar sebelum akhir musim,” ujar Conte dalam konferensi pers sebelum pertandingan kontra West Bromwich Albion.

“Sekarang kami harus fokus untuk bisa memenangkan tiga poin, jika tidak, maka kami akan harus berjuang sampai akhir.”