Bek Juventus, Dani Alves memberi peringatan kepada timnya agar tidak terus terbuai keberhasilan menyingkirkan Barcelona. Dia menilai AS Monaco merupakan tim yang sangat berbahaya dan berpotensi menyulitkan mereka.

Juventus akan berkunjung ke kandang AS Monaco di Stade Louis II dalam laga putaran pertama semi final Liga Champions, Kamis (4 Mei 2017) dinihari WIB. Keberhasilan menuju empat besar diperoleh Bianconeri setelah mengalahkan Barca dengan agregat 3 – 0.

Alves memperingatkan Juventus tetap rendah hati. Dia tidak mau kemenangan atas Barca, yang merupakan salah satu favorit juara musim ini, membuai mereka.

“Akan jadi kesalahan terbesar jika keberhasilan mengalahkan Barcelona kami anggap sebagai laga final kami di Liga Champions musim ini,” kata Alves seperti yang dilansir dari resmi Juventus.

“Kami tidak boleh pergi ke Monaco dengan kepercayaan diri yang terlalu tanggi. Mereka tidak sekadar satu atau dua pemain bintang. Mereka bermain sebagai sebuah tim yang solid dan tanpa tekanan,” sambungnya.

“Mereka bisa bermain dengan bebas dan itu membuat mereka menjadi tim yang berbahaya. Walaupun demikian, ini adalah pencapaian yang luar biasa di perjalanan musim, kmai harus tetap tenang dan mencoba menikmatinya,” tandas Alves.

AS Monaco saat ini menjadi salah satu tim kuda hitam di Liga Champions. Mereka punya kesempatan untuk mengulang prestasi pada 2004, yang saat itu lolos sampai ke babak final, namun harus puas jadi runner-up setelah kalah 0 – 2 dari FC Porto.

Sebelum berhadapan dengan Juventus, pelatih AS Monaco, Leonardo Jardim, sudah buat perjudian pada tengah pekan lalu dengan menurunkan pemain cadagan di semifinal Piala Prancis, yang berujung dengan kekalahan telak 0 – 5 dari Paris Saint-Germain di babak semifinal.

Namun, pada akhir pekan kemarin, squad utama Les Rouge et Blanc kembali diturunkan dan menang telak 3 – 1 atas Toulouse di Ligue One. Adalah Kamil Glik, Kylian Mbappe Lottin, dan Thomas Lemar yang tampil sebagai penyumbang gol.

Sementara itu, Juventus mendapat hasil yang kurang maksimal di laga terakhirnya. Bianconeri ditahan imbang 2 – 2 oleh Atalanta karena kebobolan jelang akhir pertandingan.