Debut Josep Guardiola bersama Manchester City berjalan dengan kurang manis. Namun, kegagalan itu tidak dianggap oleh Guardiola sebagai sebuah kesalahan, manajer asal Catalan ini justru merasa bersyukur karena kegagalan ini bisa menjadi pelajaran yang sangat berharga.

Setelah meraih berbagai kesuksesan bersama Barcelona dan Bayern Munchen, dengan total 21 gelar juara, Guardiola kemudian hengkang ke Manchester City di awal musim ini. Dengan rekam jejaknya sebagai salah satu manajer top, Guardiola diharapkan bisa mengantarkan The Citizens meraih trofi.

Tapi harapan tersebut tidak bisa terwujud. Kekalahan dari Arsenal di babak semi final Piala FA akhir pekan kemarin otomatis menutup peluang terakhir The Citizens untuk memenangkan gelar juara musim ini.

Guardiola pun menjalani musim terburuknya sebagai seorang manajer. Ini adalah kali pertama Guardiola gagal memenangkan satu gelar juara pun dalam satu musim di sepanjang kariernya sebagai pelatih. Walau begitu, Guardiola tidak menyesali kepindahannya. Sebaliknya, pria asal Spanyol itu merasa kemampuannya kian terasah.

“Saya bukan manajer yang lebih buruk karena saya memenangkan satu gelar pun. Tapi saya merasa saya adalah manajer yang lebih baik daripada sebelumnya karena saya mendapat pelajaran dan pengalaman. Saya sudah belajar bagaimana mengatasi situasi lebih baik daripada sebelumnya,” ungkap Guardiola kepada Sky Sports.

“Saya ingin menjalani karier sebagai manajer untuk waktu yang lama dan ini akan terjadi lagi suatu hari. Saya bukan ada di klub yang sudah memenangi banyak gelar seperti Barcelona, Bayern Munchen, Real Madrid, Inter Milan, Juventus, atau AC Milan.”

“Jadi kenapa Anda harus berani mengambil sesuatu yang baru dan Anda harus bisa lebih baik dan lebih baik untuk memenangkan gelar sebanyak-banyaknya seperti United, Chelsea, dan Liverpool, klub yang punya sejarah lebih panjang daripada Manchester City.”

“Itulah kenapa saya memilih untuk melatih di sini, ini sudah jadi pelajaran untuk saya. Itulah kenapa saya memikirkan soal apa yang belum bagus dari kami dan mengambil keputusan yang benar agar saya bisa lebih baik musim depan,” katanya.