Real Madrid sebetulnya punya kesempatan untuk menang lebih besar atas Bayern Munich. Namun sang pelatih, Zinedine Zidane tidak bersedia membahas lebih lanjut tentang itu.

Madrid tertinggal lebih dulu melalui gol dari Arturo Vidal dan ditekan habis-habisan oleh tim tuan rumah sepanjang babak pertama. Tapi mereka kemudian berhasil bangkit di babak kedua, dengan Cristiano Ronaldo berhasil membalas melalui golnya.

Kendali permainan kemudian dipegang oleh Los Galacticos, khususnya setelah Bayern bermain dengan 10 orang sejak menit ke-61 ketika Javi Martinez menerima hadiah merah. Madrid pun mencetak satu gol lain dari kaki Ronaldo dan menang 2-1.

Tapi melihat jalannya pertandingan di babak kedua, El Real dinilai seharusnya bisa menang lebih besar. Mereka melepaskan 23 percobaan dengan 12 yang tepat target, namun dari banyaknya peluang bersih itu, hanya dua yang menjadi gol.

Zidane sendiri mengaku sudah amat puas puas dengan hasil yang didapatkan oleh timnya ini, mempertimbangkan dua gol di kandang lawan. Tapi dia juga memberi peringata kepada timnya untuk tidak menganggap enteng Bayern di putaran kedua pekan depan.

“Hasil akhir dari pertadingan tidak pernah ditentukan di putaran pertama, tapi kami menampilkan permainan yang bagus. Kami mungkin bisa saja mencetak satu atau dua gol lagi, tapi kami sudah sangat puas dengan hasil ini,” ujar Zidane seperti yang dilansir dari situs resmi UEFA.

“Tentu saja, pertandingan terasa lebih mudah karena kami hanya menghadapi 10 pemain mereka. Tapi kita juga harus mengakui berapa banyak penyelamatan yang harus dilakukan oleh Manuel Neuer. Tidaklah mudah untuk bermain di sini.”

“FC Bayern memiliki banyak pemain bagus dan mereka juga merupakan tim yang bagus. Tapi kami juga masih perlu tampil baik di putaran kedua nanti. Saya tidak bisa mengatakan bahwa gol ketiga bakal sudah menentukan pertemuan ini. Kita akan lihat itu pekan depan,” tambahnya.

Sejumlah peluang bagus Madrid berhasil dihalau oleh kiper Bayern, Manuel Neuer. Salah satunya adalah sepakan keras Ronaldo dari tengah kotak penalti, yang ditepisnya hanya dengan menggunakan satu tangan.