Julen Lopetegui selaku arsitek dari Tim nasional Spanyol merasa optimis bahwasannya Gerard Deulofeu pemain sayap muda ini akan banyak berperan serta atas keberhasilan skuat di masa depan. Hal tersebut disampaikan usai Spanyol menundukkan Prancis atas skor 2-0 pada pertandingan persahabatan, yang dilangsungkan pada hari Rabu tanggal 29 Maret 2017 dinihari tadi.

Deulofeu bergabung selaku pesepak bola pelapis pada saat masuk di menit 67. Pesepak bola yang kini berusia 23 tahun tersebut ikut serta dalam terciptakanya gol perdana La Roja satu menit berikutnya sebab sempat terjatuh oleh bek lawan yang berada dalam kotak terlarang. Kala itu David Silva sebagai sosol penendang penalti berhasil memberikan kemenangan untuk Tim nasional Spanyol.

9 menit berikutnya, Deulofeu kembalin mencantumkan namanya pada papan skor. Dirinya sukses terhindar dari perangkap offside dan hakim lapangan meng-iyakan gol pesepak bola AC Milan tersebut setelah menyaksikan tayangan ulang.

“Rekaman Video yang dijalani wasit tersebut adil, hal tersebut sukses meninjau kembali 2 peristiwa,” ucap Lopetegui disampaikan lewat salah satu media, ketika memberikan komentar terkait tandukan Antoine Griezmann yang dibatalkan serta gol ke-2 Spanyol.

“Deulofeu? Dirinya dapat memperkenalkan dirinya lewat sebuah aksi yang diainkan. Kami amat bahagia, dirinya banyak berperan serta untuk kami,” ucap sang pelatih.

Bagi arsitek yang saat ini menginjak usia 50 tahun itu Deulofeu tellah memperlihatkan peningkatan yang membanggakan lewat performa ke-2nya bersama Tim nasional senior. Sebelumnya, karier pertama Deulofeu ketika Spanyol masih diasuh oleh Vicente del Bosque di tahun 2014 lalu atas keunggulan Spanyol dengan skor 2-0 kontra Bolivia.

“Dirinya emsti selalu meningkat seperti ini, dengan mental yang serupa. Bila dirinya menjalani hal tersebut, dirinya bakal mepunyai malam-malam seperti ini,” ucap Lopetegui mengakhiri.