Tren Leicester City musim ini jauh berbeda dibanding edisi sebelumnya dimana mereka jadi juara Premier League. Claudio Ranieri pun menyatakan, para pemain yang sudah merasa tak bahagia bisa hengkang pada bursa transfer musim dingin, Januari 2017 nanti.

Seperti dikutip Mirror, Jumat 16 Desember 2016, Ranieri mengaku tidak memaksa para penggawanya untuk bertahan. Leonardo Ulloa, Jeffrey Schlupp, dan Bartosz Kaputska ialah sederet nama yang mungkin hengkang bulan depan.

Sunderland dan Swansea diprediksi jadi pelabuhan Ulloa selanjutnya. Sedangkan, Kaputska yang baru direkrut musim panas kemarin, diminati sejumlah klub di Prancis, Belgia, dan Belanda. “Saya tak senang menahan mereka yang tidak nyaman di klub,” kata Ranieri.

Akan tetapi ia mengakui bahwa keputusan tetap ada di tangan pemilik klub. “Mereka (pemain) merupakan seorang profesional, dan ini merupakan sebuah bisnis. Ada rumor yang berhembus, namun semua orang di luar sana tahu siapa yang bahagia, dan ingin bertahan dengan kami,” ucapnya.

“Bila mereka mau bertahan dan berjuang bersama kami, itu baik. Apabila tidak bahagia, mereka harus datang pada kami, berbicara tentang masa depan terbaik bagi klub dan mereka,” ujar Ranieri.

Pemain tengah Racing Genk, Wilfred Ndidi, sudah membenarkan jika dirinya akan berseragam The Foxes pada Januari, dengan nilai transfer £15 juta, “Saya tidak tahu, itu spekulasi. Saya tidak berpikir tentang siapa yang mungkin datang atau pergi,” katanya.