Tottenham Hotspur menunjukkan diri sebagai tim dengan tembok pertahanan yang kokoh. Walaupun demikian, The Lilywhites menolak saat disebut mereka adalah tim tim defensif.

Sama dengan Manchester United, Tottenham menjadi tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit di kompetisi musim lalu. Kedua tim ini sama-sama kemasukkan 35 gol dalam 38 pertandingan.

Pertahanan kuat yang dimiliki The Lilywhites itu tampak di laga saat mengalahkan City dengan skor akhir 2 – 0. Di White Hart Lane, Minggu 2 Oktober 2016, mereka mampu memblok para pemain depan The Citizens di babak pertama, hingga hanya ada tiga percobaan yang dilepaskan tim asuhan Josep Guardiola itu.

Dan sampai sekarang, Tottenham baru kebobolan sebanyak tiga gol dalam tujuh pertandingan Premier League. Selain memiliki tembok pertahanan yang kokoh, Harry Kane dan rekan-rekannya juga mampu tampil oke dengan catatan 12 gol.

Kapten sekaligus penjaga gawang The Lilywhites Hugo Lloris, menegaskan bahwa tim asal London utara tersebut bukan merupakan sebuah tim yang defensif, walaupun untuk sementara, mereka menjadi tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit.

“Di kompetisi musim lalu kami menjadi tim dengan pertahanan yang paling oke di Premier League. Jadi, saya pikir itu menjadi fondasi bagi kami untuk menjadi kuat di lini belakang. Tapi itu bukan berarti bahwa kami adalah tim defensif,” kata Lloris seperti yang dilansir dari Sky Sport.

“Dalam sebuah pertandingan kami selalu mencoba untuk mengambil resiko, kami juga mencoba untuk bermain setinggi mungkin yang kami mampu di atas lapangan, melakukan tekanan, seperti yang kami lakukan di babak pertama dalam laga kontra Manchester City.”