daniel-sturridgePenyerang Liverpool, Daniel Sturridge mengaku belum pernah menjalani sebuah pramusim dengan intensitas setinggi di bawah asuhan Juergen Klopp. Tapi dia yakin jika hal tersebut akan berbuah positif untuk dirinya pribadi dan juga untuk tim.

Liverpool menjalani pramusim pertamanya di bawah besutan Klopp pada musim panas ini. Seperti diketahui, manajer berkebangsaan Jerman tersebut musim lalu datang ke Anfield di pertengahan musim alias tidak memimpin program tim sejak awal.

Sturridge pun mengakui jika intensitas latihan di bawah Klopp sampai sejauh ini sangat tinggi. Sebuah hal yang bisa saja masuk akal mengingat tim besutan Klopp memiliki ciri permainan yang bertenaga dan menerapkan tekanan ke tim lawan dengan gencar.

“Intesitas latihan kami di musim ini sangat tinggi, mungkin yang paling intens yang pernah saya jalani di klub manapun. Ini benar-benar intensitas yang berbeda dan sebuah model pramusim yang berbeda daripada sebelumnya. Ini adalah sesuatu yang semua orang akan coba biasakan dan saya yakin ini akan berdampak positif pada performa kami,” kata Sturridge seperti yang dilansir di situs resmi Liverpool.

Sturridge, yang dalam beberapa musim kemarin sering menepi diganggu cedera, mengaku saat ini berada dalam kondisi fisik yang baik. Pramusim yang sangat menuntut fisik menjadi tantangannya untuk menguji kebugarannya.

Sebagai catatan, dalam tiga musim terakhir, pemain tim nasional Inggris ini tercatat mengalami setidaknya tujuh kali cedera, mulai dari cedera engkel, paha, hamstring, hingga cedera lutut.

“Saat ini saya merasa kondisi saya sangat baik. Pramusim itu soal memaksa tubuh Anda untuk kembali ke level atas, jadi hingga sejauh ini ada banyak sesi. Anda harus bisa membawa diri Anda sebaik mungkin untuk menjalani sesi-sesi tersebut,” tandasnya.