InggrisTim nasional Inggris harus rela tersingkir dari Piala Eropa 2016 setelah dikalahkan oleh tim debutan, Islandia. Penampilan The Three Lions dalam laga tersebut dianggap sebagai salah satu yang terburuk sepanjang sejarah.

Walaupun unggul lebih dulu melalui gol dari Wayne Rooney, Inggris secara mengejutkan harus mengakui keunggulan Islandia. Negara debutan yang jumlah penduduknya tak lebih 300 ribu jiwa itu itu mengalahkan Inggris dengan skor 2-1, Senin, 27 Juni 2016 malam WIB.

Kekalahan ini memperpanjang rekor buruk Inggris dalam turnamen besar sejak tahun 2006, di mana mereka sama sekali tidak pernah meraih kemenangan dalam fase knock out. Hasil memalukan yang pada akhirnya membuat Roy Hodgson memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya.

Penampilan Inggris sebenarnya lebih mendominasi ketimbang rivalnya itu. The The Lions lebih unggul dalam semua aspek, namun Wayne Rooney dan rekan-rekannya dinilai tidak memiliki semangat juang yang besar, tidak sebesar yang dimiliki Islandia.

“Ini merupakan sebuah penampilan terburuk yang pernah saya lihat dari tim Inggris. Kita kalah bertarung, kalah dalam segala hal. Mereka bahkan tidak bisa menang melawan tim yang baru sekali tampil di level Internasional seperti ini,” ungkap mantan striker timnas Inggris, Alan Shearer dalam BBC.

Shearer juga mempertanyakan pilihan starting XI Roy Hodgson dalam laga itu. Beberapa pemain yang terbukti tidak menunjukkan penampilan oke di fase grup masih saja dimainkan. Selain itu, Inggris juga dinilainya buruk secara mental bermain.

“Roy tidak punya sistem yang jelas, dia tidak tahu pemain terbaiknya, tidak memiliki pengetahuan soal taktik. Dia memilih pemain yang tidak layak masuk squad. Bagaimana mungkin dia bisa memilih Jack Wilshere?”