Sergio RamosPemain bertahan Real Madrid, Sergio Ramos mengaku tidak menyesal dengan keputusannya menolak tawaran untuk bergabung dengan Manchester United musim panas lalu. Ramos justru merasa bersyukur karena sampai sekarang, dia tetap bermain sepakbola dengan balutan seragam Los Galacticos.

Ramos sempat menjadi target buruan Manchester United saat awal musim panas lalu. Ketika itu, manajemen The Red Devils sudah mempersiapkan dana segar sebesar 45 juta euro, atau setara dengan Rp 662 miliar untuk mendapatkan tanda tangan dari pemain berkebangsaan Spanyol tersebut.

Bahkan, manajemen United tidak segan-segan untuk melipat gandakan gaji Ramos. The Red Devils bersedia memberikan upah kerja kepada mantan bek Sevilla itu sebesar 230 ribu euro atau setara dengan Rp 3,4 miliar setiap pekannya. Namun, Ramos menolak tawaran tersebut karena dia merasa memiliki banyak kenangan bersama Los Galacticos.

“Saya menolak tawaran dari Manchester United dan sekarang saya merasa itu adalah sebuah keputusan yang bagus. Ada beberapa saat-saat indah yang telah saya alami disini, keputusan saya itu untungnya menjadi yang terbaik. Saya bangga berada di sini lebih lama,” ungkap Ramos seperti yang dilansir dari ESPNFC.

Dalam kesempatan yang sama, Ramos juga berbicara tentang hubungannya dengan pelatihnya saat ini, Zinedine Zidane. Menurut Ramos dia memiliki hubungan yang sangat baik dengan Zidane. Ramos juga menyebut jika manajer asal Prancis tersebut telah belajar banyak dari Carlo Ancelotti mengenai ilmu kepelatihan.

“Zizoe sudah belajar banyak dari mantan pelatih kami, Carlo Ancelotti tentang ilmu kepelatihan. Sejauh yang saya rasakan selama ini, mereka punya banyak kesamaan,” kata Ramos mengakhiri.