Arrigo Sacchi

Mantan pelatih AC Milan dan tim nasional Italia, Arrigo Sacchi mengkritik keras soal manajemen AC Milan yang dianggapnya membuat performa tim terus menurun. Selain itu, Sacchi juga menyoroti performa Inter Milan.

Sejak terakhir kali meraih juara pada musim 2010/2011 silam, Milan mengalami tren negatif dan sekarang kesulitan untuk menembus persaingan teratas. Usai finis runner-up di 2011/2012 kemudian posisi tiga di musim berikutnya, berturut-turut mereka mengakhiri musim di tangga ke-8 dan 10.

Musim ini ada tiga pertandinggan tersisa dan AC Milan masih nyaman berada di posisi enam. Rossoneri maksimal hanya bisa naik satu posisi ketika kompetisi selesai nanti.

AC Milan

AC Milan

Turunnya performa mereka dalam lima musim terakhir ini dinilai sebagai sebuah hal yang sangat mengecewakan oleh Sacchi. Satu hal yang paling membuatnya kecewa adalah betapa saat ini perfoma Milan tertinggal jauh di bawah Juventus.

Juventus yang sudah memastikan gelar juara kelima secara berturut-turut pekan lalu, sejauh ini sudah mengumpulkan 85 poin. Sementara Milan baru mengoleksi 53 poin alias 32 poin di bawah Bianconeri yang dulu menjadi rival dalam perebutan gelar juara.

Menurut Sacchi, kegagalan ini salah satunya adalah karena buruknya cara-cara yang dilakukan oleh manajemen Rossoneri dalam menyusun proyek yang jelas untuk tim.

Situasi buruk yang dialami AC Milan semakin diperparah dengan kondisi finansial yang kritis. Beberapa waktu lalu banyak berita yang melaporkan jika pemilik Milan, Silvio Berlusconi, punya rencana untuk melepas saham klub agar klub bisa mendapatkan dana segar.

Namun sejak kabar itu beredar, belum ada langkah nyata dari pria yang juga menjabat sebagai politisi ternama di Italia tersebut. Bagaimanapun, Sacchi melihat uang hanyalah satu faktor kecil dari sekian banyak faktor yang membuat Milan melorot.