Inter MilanInter Milan akhirnya memperoleh jalan keluar jangka pendek untuk menyelesaikan permasalahan finansial yang kini sedang mereka alami. Tim asal kota mode tersebut mendapat pinjaman dari perusahaan asal Singapura senilai 9 juta euro.

La Beneamata memang mengalami masalah keuangan dalam satu musim belakangan ini. Pengeluaran uang untuk belanja pemain secara besar-besaran yang dilakukan dalam dua bursa transfer terakhir sudah menguras keuangan klub.

Dalam laporan yang dikeluarkan oleh Gazzetta World, jumlah pinjaman Inter Milan mencapai 230 juta euro dalam setahun belakangan. Tentu jumlah ini terbilang sangat banyak karena mauro Icardi dan kawan-kawan hanya bermain di kompetisi domestik.

Itulah sebabnya untuk menjaga keseimbangan finansial, manajemen Inter Milan terpaksa berhutang kepada pihak asing. Beruntunglah mereka akhirnya mendapatkan pinjaman dari perusahaan Singapura, Indies Special Opportunities Ltd.

Dalam kesepakatan antara kedua belah pihak, tim yang bermarkas di stadion Giuseppe Meazza ini sepakat untuk mengembalikan pinjamannya tahun depan. Mereka akan menggunakan hasil dari penjualan tiket pada musim 2016/2017 untuk mengembalikan utang tersebut.

Namun pihak manajemen Inter Milan dan Indies Special Opportunities akan kembali mengadakan pertemuan pada akhir bulan Desember mendatang. Kedua belah pihak akan membahas mengenai kesepakatan dan keuangan klub secara umum.

Erick Thohir

Erick Thohir

Peminjaman ini menjadi solusi jangka pendek yang dilakukan oleh pemilik klub, Erick Thohir. Untuk rencana jangka panjangnya, pengusaha yang berasal dari Indonesia tersebut tengah berpikir unntuk menawarkan saham Inter Milan kepada pengusaha Tiongkok.