Rafael Benitez masih kesal dengan pemecatan yang dialaminya di Real Madrid. Dia mengatakan jika saja presiden Florentino Perez mau lebih bersabar, Benitez yakin bisa mengantarkan Los Galacticos meraih kesuksesan.

Benitez hanya tujuh bulan bertahan sebagai pelatih Madrid sebelum dipecat oleh Perez pada awal Januari lalu, manajer berkebangsaan Spanyol tersebut dipecat setelah serangkaian hasil buruk yang didapat oleh tim ibukota Spanyol tersebut.

Saat ditinggalkan oleh Benitez, Madrid sedang dalam posisi tertinggal tujuh poin dari seteru abadinya, Barcelona. Namun, hal itu sama sekali belum menutup peluang juara bagi Real Madrid mengingat masih ada banyak pertandingan yang belum dijalani di La Liga.

Namun, suasana ruang ganti yang memanas akibat adanya kabar perselisihan yang terjadi antara Benitez dengan beberapa pemain bintang termasuk Cristiano Ronaldo disebut-sebut sebagai pemicu utama pemecatan Benitez.

Sebulan berselang setelah dipecat, Benitez pun mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan Madrid tersebut. Benitez optimis jika dirinya bisa membuat kondisi tim lebih baik andaikan diberi waktu lebih oleh Perez.

Namun sayangnya Perez berkehendak lain dan dia lebih memilih untuk mengangkat Zinedine Zidane setelah memecat Benitez.

“Anda harus mengetahui sebenarnya apa yang terjadi di Real Madrid dalam beberapa tahun terakhir. Yang bisa anda lihat adalah pelatih-pelatih seperti Antonio Camacho, Vincente Del Bosque, Manuel Pellegrini, Jose Mourinho dan Calo Ancelotti juga kesulitan di sana ” ujar Benitez.

“Anda harus bisa melakukan segala sesuatunya dengan sempurna. Saat semuanya terasa mulai memburuk atau presiden merasakan ada sesuatu yang buruk, anda berada dalam masalah.”

“Tentu saja Anda ingin untuk bisa menjadi lebih baik pada akhir musim nanti karena pengalaman yang kami punya dalam menangani dua pertandingan dan lima hari terakhir latihan. Saya pikir kami bisa tampil lebih baik lagi tetapi yang terjadi adalah mereka lalu mengganti pelatihnya,” tutupnya.