Karim Benzema memiliki kesempatan untuk mendapatkan pelajaran dari seorang legenda Real Madrid yang saat ini menjadi pelatihnya, Zinedine Zidane. Benzema mengatakan jika dia merasa beruntung bisa menjadi anak asuh dari mantan pemain tim nasional Prancis itu.

Zidane ditunjuk untuk menanani tim senior Real Madrid pada bulan Januari lalu. Dia menggantikan posisi Rafael Benitez yang dipecat oleh manajemen klun karena dianggap tak bisa memenuhi harapan besar dari para petinggi klub dan juga para suporter Madrid.

Selama berada di bawah kepemimpinan Zidane, Real Madrid sama sekali belum pernah menelan kekelahan. Dalam enam pertandingan dibawah Zidane mereka meraih kemenangan sebanyak lima kali dan menelan sekali hasil imbang.

Zinedine Zidane

Zinedine Zidane

Tidak hanya sekedar meraih kemenangan, Cristiano Ronaldo dan rekan-rekan juga berhasil tampil produktif dengan mencetak 23 gol dan hanya kebobolan sebanyak lima gol.

Reputasi Zidane semasa masih aktif sebagai seorang pemain serta kharisma yang dimilikinya membuat para penggawa Madrid memiliki respek dan rasa hormat yang tinggi kepada pelatih berkebangsaan Prancis tersebut.

Untuk diketahui, selama berseragam Real Madrid, Zidane sukses mengantarkan tim ibukota Spanyol tersebut meraih satu gelar La Liga dan satu gelar Liga Champions. Selain sukses di Madrid, Zidane juga mengantarkan tim nasional menjadi juara di Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa tahun 200.

Benzema menganggap jika Zidane merupakan pemain yang banyak memberikan kontribusi untuk Los Galacticos. Dan dia kini siap untuk menimba banyak ilmu dari pelatih yang kini berusia 43 tahun tersebut.

“Zizou dulunya adalah seorang pemain top dan kini menjadi seorang pelatih yang bagus. Dia memberikan banyak kontribusi kepada tim, dia memberikan rasa kepercayaan diri kepada kami dan idenya mengenai bagaimana cara untuk bermain, dan semua itu sangat bermanfaat untuk kami,” ungkap Benzema.

“Saya mendapatkan banyak pelajaran darinya setiap hari. Dan tidak hanya saya, tetapi juga bagi seluruh tim. Karena dia benar-benar mengetahui bagaimana caranya kita harus bertanding.”