Selesai sudah masa kepemimpinan Rafael Benitez di Real Madrid. Ada beberapa alasan yang membuat masa kerja Benitez berakhir lebih cepat dari kontrak awal yang diberikan oleh Real Madrid.

Setelah 6 bulan lalu ditunjuk untuk menangani Real Madrid, Benitez harus meninggalkan Santiago Bernabeu, Selasa 5 Desember 2015 dinihari WIB tadi. Benitez dipecat setelah serangkaian hasil buruk yang diperoleh Los Galacticos.

Kini Benitez sepertinya harus menyesali keputusannya menerima tawaran dari presiden Madrid, Florentino Perez pada bursa trasnfer musim panas lalu. Dia seharusnya sudah tahu jika sejak hari pertamanya melatih tim itu, banyak penolakan yang muncul terutama dari para penggemar Madrid.

Madridista menganggap jika Benitez bukanlah pilihan terbaik untuk menggantikan Carlo Ancelotti. Dan pemikiran tersebut terbukti benar ketika Benitez tidak mampu mendongkrak penampilan tim, usai mengawali musim dengan sangat baik.

Itu hanyalah salah satu alasan mengapa Benitez dipecat. Masih ada beberapa sebab lain yang membuat Benitez akhirnya kehilangan pekerjaannya diantaranya adalah Benitez gagal membuat ruang ganti Madrid menjadi harmonis. Hubungannya dengan para pemain dianggap kurang harmonis.

Sebab lain adalah, Los Blancos dibawah kepemimpinannya gagal mengalahkan tim-tim besar. Kekalahan paling menyakitkan adalah saat dikalahkan oleh Barcelona dengan skor 4 – 0. Setelah itu Madrid juga kalah saat menghadapi Sevilla dan Villareal.

Madrid dibawah kepemimpinan Benitez juga dianggap seringkali hanya bermain defensif. Hal itupun lantas mengundang reaksi negatif dari para fans.