Manajer Manchester United, Louis van Gaal mengeluarkan pernyataan yang bisa membuat dirinya mendapat lebih banyak sorotan. Van Gaal menyebut jika Manchester United tidak bisa berharap selalu menang karena persaingan yang makin berat dan klub kaya yang kian banyak.

Sorotan kepada Van Gaal bertambah tajam di tengah pekan ini setelah perjalanan MU terhenti di fase grup Liga Champions. Masalah MU tidak hanya di kancah Eropa, karena perjalanan di Premier League mereka juga jauh dari kata meyakinkan. Meski berada di empat besar, The Red Devils hanya menang dua kali dalam enam pertandingan terakhir.

Pada musim keduanya menangani MU, manajer berkebangsaan Belanda tersebut dihujani banyak kritik karena dianggap gagal mengantar anak-anak asuhnya menunjukkan permainan terbaiknya, serta produktivitas yang sangat minim. United kini dinilai sangat berbeda dengan MU pada masa kejayaan dibawah asuhan Sir Alex Ferguson.

Menanggapi kritik yang seringkali membandingkan gaya main dan hasil yang didapat MU kini dan MU di era Sir Fergie, Van Gaal menyebut jika situasianya memang sudah jauh berubah. Para penggemar United tidak bisa terus mengharapkan timnya dapat banyak kemenangan karena kompetisi di Eropa saat ini semkin ketat.

“Saya bekerja keras, para pemain juga berkerja keras, sekarang kami ada di Liga Europa dan kami akan bekerja sekuat tenaga untuk meraih hasil terbaik.” ungkap Van Gaal.

Mengenai persaingan di Eropa, Van Gaal juga mengatakan jika banyaknya klub kaya di Eropa membuat persaingan menjadi semakin sengit. Kondisi tersebut disebutnya tidak terjadi pada satu dekade lalu.

“Sekarang ada lebih banyak lagi klub Eropa yang memiliki uang berlimpah. Mereka juga memiliki struktur yang baik untuk memenangi sesuatu. Kondisi yang sama juga terjadi di Premier League,”

Pernyataan Van Gaal tersebut jelas saja mengundang reaksi negatif dari para fans. Pada tahun 2014 lalu MU tercatat mendapatkan pemasukan sebesar 518 juta euro. Jauh lebih banyak dari klub yang berada di fase group bersama MU.