Performa yang ditunjukan oleh Eden Hazard kala membela Chelsea ketika menghadapi Tottenham Hotspur disebut sebagai sesuatu yang seharusnya ditiru oleh Diego Costa, daripada hanya menunjukkan kekesalannya dan melempar rompi pada Jose Mourinho.

Pendapat tersebut dikemukakan oleh Ruud Gullit, mantan pemain Chelsea yang juga pernah menjadi pelatih di klub London tersebut, terkait dengan tidak dimainkannya Costa ketika menyambangi Tottenham Hotspur di akhir pekan.

Gullit menilai jika cara tersebut dilakukan Mourinho untuk memacu, melecut, serta menantang Costa untuk bisa kembali ke performa terbaiknya. Tindakan serupa sempat dilakukan manajer asal Portugal tersebut kepada Hazard, mengingat musim lalu keduanya merupakan pemain andalan The Blues.
Costa Hazard
Maka dari itu hal yang dilakukan oleh penyerang berkebangsaan Spanyol tersebut, yang nampak melempar rompi ke arah Mourinho saat tidak dimainkan saat melawan Spurs, memang merupakan cara amat tidak benar untuk bereaksi.

Dalam pertandingan kontra Spurs, Hazard tidak diturunkan sebagai seorang penyerang. Gullit menyebut jika Mourinho terpaksa untuk melakukannya dan performa Hazard dalam laga tersebut pun bisa dibilang tidak mengecewakan.

Dalam pertandingan melawan tim asuhan Mauricio Pochettino tersebut, Hazard melakukan 71 sentuhan yang melampaui rekan-rekan setimnya. Ia juga melakukan sebanyak 71 kali sprint, itu juga jumlah terbanyak di antara para pemain di atas lapangan.

Gullit beranggapan jika Hazard justru sudah bekerja terlalu keras untuk seorang pemain, apalagi saat itu ia dijadikan pemain depan, meskipun mungkin memang hal tersebut yang sebenarnya diinginkan oleh Mourinho.